Pemanfaatan Sistem Informasi Geografi untuk Kepentingan Bisnis

Jumat, 08 Oktober 2010

Paper : Pemanfaatan Sistem Informasi Geografi untuk Kepentingan Bisnis
__________________________________________________________________
Pemanfaatan Teknologi SIG untuk Kepentingan Bisnis

Sistem Informasi Geografi atau yang biasa disebut dengan SIG memiliki banyak sekali manfaat. Pemanfaatannya tidak terbatas pada kepentingan yang berkaitan dengan kepentingan geografi saja, tapi juga dapat dimanfaatkan untuk hal lain. Misalnya saja untuk kepentingan bisnis. 

Contoh pemanfaatan teknologi SIG untuk kepentingan bisnis ialah penggunaan SIG untuk pemasaran. Dengan penggunaan data SIG, dapat ditentukan langkah-langkah yang akan diambil untuk membangun kantor distributor suatu produk. Misalnya saja akan membangun tempat untuk distribusi buku di suatu daerah (dalam hal ini biasanya disebut juga dengan kantor cabang).

Alasan pemakaian data SIG

Alasan pemakaian data SIG adalah untuk mengetahui tempat yang tepat untuk menentukan letak dimana kantor distribusi itu akan didirikan, mengetahui bagaimana kondisi lapangan lokasi yang direncanakan akan didirikan/ditempati sebagai kantor distribusi tersebut, apakah sesuai dengan kriteria yang ditetapkan atau tidak. Lokasi yang dekat dengan laut/sering banjir sangat tidak sesuai jika dimanfaatkan untuk tempat/ kantor distribusi buku. Salah satu sebabnya adalah karena air dapat merusak buku yang akan dipasarkan tersebut. Jika buku-buku yang akan dipasarkan/ didistribusikan tersebut rusak, maka perusahaan penerbitanlah yang mengalami kerugian.

Akan lebih baik jika lokasi kantor distribusi itu berada di lingkungan yang memang diperuntukkan untuk lokasi kantor cabang yang diperlukan. Namun, kalaupun tidak bisa, berada sekitar lingkungan pemukiman juga dapat dijadikan alternatif. Karena untuk urusan distribusi buku semacam ini, kantor yang menjadi distributornya hanya memerlukan tempat untuk menyimpan buku-buku tersebut. Dia tidak akan menimbulkan dampak yang terlalu serius untuk lingkungan sekitarnya. Dampak yang dimaksud dalam hal ini seperti misalnya adanya limbah yang dapat mencemari lingkungan sekitar sebagai bagian dari kegiatan percetakan. Kantor distributor/cabang biasanya hanya bertugas untuk menampung produk yang akan didistribusikan di suatu wilayah, jadi dia takkan memberi terlalu banyak dampak negatif pada lingkungan sekitarnya. Penempatan di lingkungan pemukiman juga dapat membantu proses pendistribusian produk ke masyarakat. Lokasi yang mudah dicapai dapat membantu mereka yang berniat untuk membeli produk tersebut atau memasarkan kembali pada masyarakat. Jika lokasi kantor distributor susah dijangkau, ada kemungkinan terjadi masalah pada produk yang akan didistribusikan/dijual ke masyarakat luas. Penempatan tempat distribusi di lingkungan pemukiman saja tidak dapat langsung diterapkan karena ada faktor-faktor yang harus diperhatikan. Tentunya tidak baik jika akan membuat tempat/kantor distribusi untuk produk buku di lingkungan yang kotor, sering terkena banjir, dan tidak teratur. Hal itu akan mempengaruhi proses distribusi produk itu sendiri.

Oleh karena itu, melalui data SIG dapat diketahui kondisi lapangan lokasi yang akan dipakai sehingga pendiri bangunan dapat memanfaatkan lokasi sesuai dengan yang diinginkannya dan tidak merugikan siapapun. Dengan menggunakan SIG, dapat pula dilakukan mengenai analisa pasar, analisa kependudukan yang tentunya dapat mempengaruhi pemasaran.

Layer yang diperlukan

Ada beberapa layer yang diperlukan untuk keperluan ini :

a. Layer peruntukan tanah
Dengan layer ini dapat diketahui peruntukan tanah yang akan digunakan. Tanah untuk daerah pertanian tentu saja tidak cocok jika digunakan untuk mendirikan bangunan atau dimanfaatkan untuk kepentingan industri. Begitu pula sebaliknya, tanah yang tidak subur tentunya tidak dapat digunakan untuk keperluan pertanian. Melalui layer ini pula alih fungsi lahan dapat dihindarkan.

b. Layer tentang harga tanah
Dengan layer ini dapat diketahui berapa harga tanah yang akan digunakan serta harga tanah rata-rata di daerah tersebut. Jadi dalam transaksi jual beli atau sewa tanah, calon pemakai tanah tidak dapat ditipu karena sudah mengetahui harga tanah yang akan digunakan.

c. Layer pemukiman
Dengan menggunakan layer ini dapat diketahui daerah pemukiman yang ada di sekitar lokasi yang akan dibangun/digunakan untuk kantor cabang. Dengan layer ini pula dapat diketahui kepadatan pemukiman di suatu daerah dan pengusaha dapat merancang distribusi barang yang akan didistribusikannya.

d. Layer tentang daerah banjir di kawasan tersebut
Melalui layer ini dapat diketahui daerah mana saja sering terkena banjir. Ini sangat penting karena selain dapat mempengaruhi proses distribusi, hal ini juga berpengaruh pada proses penyimpanan barang distribusi. Barang-barang seperti buku tidak boleh disimpan di tempat yang lembab, apalagi sampai terkena air.

e. Layer tentang kondisi lingkungan di kawasan yang akan dipakai
Melalui layer ini dapat diketahui tentang kondisi lingkungan daerah yang akan dijadikan sebagai tempat distribusi barang. Apakah daerah itu rawan bencana atau tidak, apakah sering terkena banjir atau tidak. Melalui layer ini, dapat pula diketahui tentang kualitas lingkungan di suatu daerah, apakah daerah tersebut wilayahnya sudah banyak tercemari atau belum.

f. Layer tentang perusahaan atau kantor cabang perusahaan lain yang berada di sekitarnya.
Dengan layer ini dapat diketahui kantor-kantor atau perusahaan lain yang berada di sekitar tempat yang akan digunakan untuk tempat/kantor distribusi/cabang. Hal ini akan menguntungkan seandainya perusahaan-perusahaan yang ada di sekitar kantor cabang / tempat distribusi tersebut ternyata dapat membantu memasarkan produk yang ada. Dan seandainya perusahaan-perusahaan yang ada merupakan pesaing, dapat dirancang pula strategi distribusi produknya.

g. Layer tentang akses jalan/ lalu lintas di kawasan tersebut
Lewat layer ini dapat diketahui akses lalu lintas yang melewati kantor / tempat distribusi yang akan dibangun. Semakin dekat dengan jalan raya atau aksesnya semakin cepat maka proses distribusi juga akan berjalan cepat.

Data Spasial dan Data Atribut
Sementara itu, data spasial dan data atribut dari layer-layer diatas :
Layer
Data Spasial
Data Atribut
Peruntukan tanah
Titik
Keterangan peruntukan tanah, izin peruntukan tanah, status tanah yang ada di kawasan itu.
Harga tanah
Titik
Harga tanah per meter, harga tanah rata-rata di daerah itu
Pemukiman
Titik
Nama kampung/ kawasan pemukiman, banyaknya pemukiman di daerah tersebut, jumlah RT/RW di kawasan itu, jumlah kepala keluarga di pemukiman itu.
Daerah banjir
Area / polygon
Luas daerah yang biasa terkena banjir, letak daerah yang biasa terkena banjir.
Kondisi lingkungan
Area / polygon
Kualitas lingkungan di kawasan tersebut, adanya pencemaran atau tidak di kawasan tersebut.
Perusahaan atau kantor cabang perusahaan lain yang berada di sekitarnya
Titik
Nama perusahaan, bidang usaha, alamat perusahaan/kantor tersebut, jarak dari tempat yang akan digunakan.
Akses jalan/ lalu lintas
Garis
Nama jalan, panjang jalan, dekat dengan jalan (utama) / tidak, apakah jalan itu cukup dilewati kendaraan pengangkut barang/ tidak

Contoh Pemanfaatan 

Banyak sekali kegunaan Sistem Informasi Geografi, terutama untuk kepentingan bisnis. Melalui layer-layer tadi dapat diketahui :
1.      1.Mengenai harga tanah (baik harga jual maupun harga sewanya)
2.      2.Kondisi lingkungan di sekitar tanah yang akan dipakai sehingga dapat mengantisipasi situasi.
3.      3.Peruntukan tanah. Tanah yang akan dipakai memang berfungsi untuk kepentingan pembangunan, bukan  pertanian sehingga alih fungsi lahan dapat dihindari.
      4..Tentang pemukiman. Dari layer pemukiman dapat diketahui padat tidaknya suatu daerah dan bagaimana merancang strategi pemasaran produk.
5.      5.Kondisi lingkungan maupun potensi terkena bencana alam. Dengan menggunakan layer yang ada dapat diketahui kemungkinan-kemungkinan yang mungkin saja dihadapi dan dapat dihindari yang berkaitan dengan faktor alam.
6.      6.Perusahaan atau kantor cabang / tempat distribusi lain yang berada di daerah sekitar. Dengan ini, dapat dirancang strategi pemasaran produknya. Apabila perusahaan-perusahaan yang ada dapat membantu pemasaran, hal ini dapat menguntungkan karena itu berarti proses distribusi akan berjalan lebih cepat.
7.      7.Lalu lintas atau akses jalan. Dengan informasi SIG yang berkaitan dengan jalan/lalu lintas, dapat diketahui apakah lokasi yang dipakai tersebut strategis atau tidak.

0 komentar:

Posting Komentar